← Search

Data · dataset · 2024

Model Pengelolaan Kawasan Kota Lama Gorontalo, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Listed in RIN Data Repository

Kawasan Kota Lama Gorontalo merupakan kawasan yang memiliki banyak nilai sejarah bagi masyarakat Gorontalo.

Description

Berdasarkan data sejarah, cikal bakal Kota Lama Gorontalo dibuat oleh Sultan Botutihe tahun 1728M. Pola kota mengacu sistem grid dengan pusat kota di sekitar Masjid Jami’ Baiturrahman.

Seiring perkembangan jaman, pusat kota pada masa kolonial berpindah ke selatan, di sekitar lapangan. Pusat kota terdiri Kantor dan rumah dinas Asisten Residen, dan benteng. Pertanyaan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana model pengelolaan yang dapat diterapkan di kawasan Kota Tua Gorontalo sehingga kawasan tersebut tetap terjaga kelestariannya dan bermanfaat bagi pemilik, pemerintah, dan masyarakat Gorontalo.

Read the rest (5 more)

Tujuan penelitian ini untuk membuat sebuah model pengelolaan kawasan Kota Lama Gorontalo yang sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat Gorontalo dengan mencontoh pengelolaan yang sudah ada di kota-kota lain. Metode penelitian bersifat deskriptif eksploratif yang mendeskripsikan atau menggambarkan objek penelitian berdasar fakta-fakta yang ada, dan menjajagi sejauh mana potensi pengelolaan kawasan Kota Lama Gorontalo.

Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisis dan interpretasi data yang menghasilkan suatu kesimpulan. Tahap pengumpulan data meliputi pengumpulan data primer berupa tinggalan arkeologi yang ada dan data sekunder berupa naskah, arsip, gambar, foto, foto udara, dan juga peta kawasan. Tahap pengumpulan data penelitian dilakukan dengan melalui beberapa kegiatan, yaitu: studi pustaka, observasi lapangan, wawancara, dan kelompok diskusi terpumpun (focus group discussion).

Analisis data dilakukan setelah semua data terkumpul untuk menjawab permasalahan penelitian. Analisis yang dilakukan meliputi analisis lingkungan, sejarah, dan pandangan atau pemaknaan masyarakat terhadap kawasan Kota Lama Gorontalo. Tahap selanjutnya adalah interpretasi data, dilakukan dengan membuat sebuah model pengelolaan kawasan Kota Lama berdasarkan dari analisis data yang telah dilakukan.

Model pengelolaan yang akan diterapkan tentunya disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Kota Lama memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan sehingga pantas dilestarikan. Model pengelolaan yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah Historic Urban Landscape (HUL) yang mengelola lanskap kota sejarah dan elaborasi rangkaian proses penyatuan nilai budaya, alam, waktu.

Selain itu, pendekatan HUL memadukan antara partisipasi masyarakat, dengan pemerintah. Unsur utama pendekatan HUL terdiri atas; pengetahuan dan perencanaan (knowledge and planning), keterlibatan masyarakat (community engagement), sistem regulasi/peraturan (regulatory system), dan alat keuangan (financial tools). Model pengelolaan HUL akan berhasil apabila didukung kajian lingkungan terpadu, peran komunitas yang berkelanjutan, dan kolaborasi nilai penting.

Links

Where it is published

Catalogue records · 1

Topics

Provenance · 1 source records, 6 field assertions
SourceKeyLast seenRaw
RIN Data Repositoryhdl:20.500.12690/RIN/1NCA0K9 d agoJSON v1
FieldAssertionExtractorEvidence
concepts[field].local:field:earth-environmentalmapping · rin brin go idconnector:rin_brin_go_id@1.0.0
concepts[field].local:field:humanitiesmapping · rin brin go idconnector:rin_brin_go_id@1.0.0
concepts[field].local:field:social-sciencemapping · rin brin go idconnector:rin_brin_go_id@1.0.0
descriptionsource · rin brin go idconnector:rin_brin_go_id@1.0.0/metadata/dc/description
publication_datesource · rin brin go idconnector:rin_brin_go_id@1.0.0
titlesource · rin brin go idconnector:rin_brin_go_id@1.0.0/metadata/dc/title